Pemberdayaan Masyarakat Nagari Melalui Pelatihan Pemandu Wisata Stand Up Paddle Di Kawasan Wisata Mandeh Sungai Nyalo
DOI:
https://doi.org/10.24036/jaso.v5i2.125Keywords:
Pemandu Wisata, Stand Up Paddle, WisataAbstract
Kawasan Wisata Mandeh Sungai Nyalo merupakan destinasi wisata utama di Kabupaten Pesisir Selatan yang terkenal dengan keindahan pantainya dengan atraksi wisata air seperti snorkling dan diving. Sebagai destinasi wisata yang telah memasuki masa kedewasaan dalam product life cycle, aktifitas wisata di kawasan ini relatif terbatas. Dengan kata lain, perlu adanya aktraksi alternatif khususnya bagi wisatawan yang sudah pernah mengikuti atraksi wisata air yang ada. Stand up paddle (SUP) merupakan kegiatan yang ramah lingkungan dan inovatif yang dapat ditawarkan sebagai salah satu aktifitas alternatif kegiatan wisata di Sungai Nyalo yang relatif mudah diakses oleh berbagai kalangan. Selain dapat menjawab keterbatasan atraksi wisata, Stand up paddle berpeluang membuka ekonomi baru bagi masyarakat setempat dan memperpanjang masa tinggal wisatawan. Artikel ini menguraikan program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pemandu wisata Stand up paddle di Kawasan Mandeh Sungai Nyalo, yang bertujuan untuk memperkenalkan aktivitas baru ini sebagai bagian dari pariwisata bahari lokal. Kegiatan pelatihan Stand up paddle diikuti oleh 20 peserta dari pelaku wisata, pemuda, dan kelompok masyarakat Nagari Sungai Nyalo. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya diversifikasi produk wisata dan pemberdayaan masyarakat lokal. Materi dalam kegiatan ini dikemas dalam beberapa format yaitu workshop, diskusi, demonstrasi, dan praktek. Melalui pelatihan ini, para peserta secara antusias telah mempelajari teknik dasar Stand up paddle dan bagaimana memandu wisatawan. Pelatihan ini memberikan hasil yang memuaskan dan menunjukkan bahwa Stand up paddle memiliki potensi besar sebagai aktivitas alternatif yang dapat membantu mendiversifikasi daya tarik wisata Kawasan Mandeh Sungai Nyalo. Stand up paddle dapat menjadi alternatif pengembangan pariwisata yang berkelanjutan yang memerlukan inovasi dalam menciptakan kegiatan alternatif yang dapat menarik wisatawan dan memperkaya pengalaman mereka. Untuk keberlanjutan program ini, diperlukan peningkatan fasilitas serta promosi yang lebih gencar agar Stand up paddle dapat lebih dikenal oleh wisatawan.
