Literasi Digital Untuk Pengembangan Wisata Olahraga dan Wisata Bahari Berbasis Komunitas di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu

Authors

  • Zulfikri Zulfikri Universitas Terbuka
  • A. A. Ketut Budiastra Universitas Terbuka
  • Ichwan Ichwan Universitas Terbuka
  • Danang Budi Setyawan Universitas Terbuka
  • Mudayat Mudayat a:1:{s:5:"en_US";s:19:"Universitas Terbuka";}
  • Ahmad Syaikhu Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.24036/jaso.v5i2.128

Keywords:

Wisata Olahraga, Literasi Digital, Pemberdayaan Masyarakat, Pulau Untung Jawa, Rumpon

Abstract

Pulau Untung Jawa di Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata olahraga berbasis keluarga, meliputi lapangan olahraga pantai, ekowisata mangrove, hingga aktivitas memancing dan surfing serta snorkeling yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun, rendahnya literasi digital masyarakat menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan promosi wisata olahraga dan peningkatan ekonomi lokal. Kondisi ini menyebabkan ketergantungan masyarakat terhadap agen luar serta terbatasnya daya saing destinasi wisata olahraga pada Pulau Untung Jawa dibandingkan pulau-pulau wisata lainnya di Kepulauan Seribu. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital pengelola wisata olahraga, nelayan, dan pelatih lokal melalui pelatihan pembuatan konten promosi, pemanfaatan media sosial, serta pengelolaan paket wisata olahraga untuk keluarga yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, meliputi tahap koordinasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Intervensi kegiatan juga mencakup pemasangan delapan unit rumpon untuk memancing, selain itu spot memacu adrenalin, snorkeling, banana boat, padel berdiri yang ramah keluarga dengan keselamatan paling utama sekaligus sarana restorasi habitat ikan yang terdegradasi akibat kerusakan terumbu karang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat konten digital olahraga yang menarik(foto, video, dan narasi promosi), terbentuknya kelompok kreatif lokal bernama Digital Ranger Sport, serta meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam promosi wisata daring. Kesimpulannya, sinergi antara inovasi fisik melalui pembangunan sarana wisata bahari dan penguatan literasi digital mampu memperkuat kemandirian masyarakat dalam mengelola destinasi wisata olahraga keluarga dan wisata bahari. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada integrasi antara pemasangan rumpon sebagai inovasi ekowisata dan pelatihan literasi digital berbasis komunitas yang menjadikan Pulau Untung Jawa sebagai model pengembangan desa wisata olahraga berbasis digital pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan. Rekomendasi untuk pengabdian kedepan workshop pelatih surfing untuk meningkatkan keterampilan pengelola wisata.

Downloads

Published

2025-11-18

How to Cite

Zulfikri, Z., Budiastra, A. A. K., Ichwan, I., Setyawan, D. B., Mudayat, M., & Syaikhu, A. (2025). Literasi Digital Untuk Pengembangan Wisata Olahraga dan Wisata Bahari Berbasis Komunitas di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO), 5(2), 192–201. https://doi.org/10.24036/jaso.v5i2.128